Tampilkan postingan dengan label Tantangan KBB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tantangan KBB. Tampilkan semua postingan

28 November 2011

KBB #26 Panettone


Yaaaaaaaa Panettonenya bantut alias bantat hua.....!!!!
Ga tau tuh salahnya dimana, perasaan udah diuleni seperti biasanya kalo bikin roti.
Sedih.......Tantangan KBB#26 ku gatot (gagal total).
Sempet bingung juga sih, diresep ngga tertulis jumlah ml susu, tapi kok di cara bikinnya ada nyebutin susu, akhirnya air yang diresep diganti sama susu, plus ditambah dikit soalnya kok kayaknya kurang. Dan akhirnya tadaaaaa Panettone Nan Gagal

Panettone (traditional Italian christmas bread)
Source: The Worldwide Gourmet
Bahan :
1 ½ cakes of fresh bakers yeast (ragi)

65 ml (1/4 cup) gula
6 tbsp air hangat
6 kuning telur Lemon zest dari 1 buah lemon
Sejumput garam
500-750 ml (2-3 cups) tepung terigu
100 ml (6 sdm) potongan candied peel

100 gr (6 sdm) + 2 sdm butter/mentega 4 sdm sultana 4 sdm currant (beri berian :P)
1 sdt vanilla


Cara Membuat :
Masukan 1 sdm gula dan ragi kedalam susu hangat, diamkan selama 3 menit.
Kemudian mix dan istirahatkan ditempat yang kering dan hangat
(contoh diatas oven yang sebelumnya telah dipanaskan) sampai volume campuran menjadi 2 kali lipatnya, kurang lebih 5 menit.
Masukan campuran tersebut kedalam mangkuk, tambahkan kuning telur,
vanilla, parutan kulit lemon, garam dan sisa gula.
Campur 500 ml (2
cup) tepung terigu secara bertahap sampai lembut ditangan dan adonan dapat dibulatkan. Kemudian campurkan potongan butter sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi lebih lembut dan lebih elastis.
Campur 125 hingga 250 ml (1/2 hingga 1 cup) terigu sampai adonan lebih kokoh, lembut dan tidak lengket.
Letakan adonan diatas meja kerja yang telah di taburi sedikit terigu. Uleni adonan kurang lebih 10 menit. Setelah adonan lebih lembut masukan kedalam wadah yang telah di olesi butter, taburi dengan sedikit tepung terigu tutup dengan kain dan letakan ditempat yang kering kurang lebih selama 45 menit sampai adonan bertambah volumenya dua kali lipat.
Kempiskan adonan, tambakan candied lemon peel, kismis dan currants
kemudian uleni sampai semuanya tercampur rata.
Taruh kertas roti yang telah di olesi butter dua sisinya dalam loyang besar, masukan adonan dan beri jejak (torehan) diatasnya. Tutup dengan kertas yang telah diolesi butter dan diamkan selama 15 menit di tempat hangat sampai adonan mengembang, Angkat kertas dari atas adonan dan oleskan butter diatas adonan tersebut.
Panaskan oven dengan suhu 200 derajat celcius (400 derajat F), taruh loyang yang telah berisi adonan dalam oven dan panggang kurang lebih 10 menit, turunkan suhu oven ke 160 derajat celcius (350 derajat F) dan panggang lagi selama 30 sampat 40 menit, oleskan adonan roti dengan lelehan butter, roti akan matang setelah bagian atasnya berubah menjadi keemasan dan krispy.
Angkat dari oven dan biarkan selama 15 menit kemudian keluarkan dari loyang.



30 Juli 2011

KBB#24 Rich Chocolate Tart




Dari semua tantangan KBB yang udah pernah aku ikuti, resep yang satu ini yang paling aku suka, enak banget.....!!!!, pastry-nya renyah, chocolate fillingnya ngga terlalu manis, meskipun hasil bikinanku ngga rapi (chocolate fillingnya keriput he..he..he...) tapi tetep enak kok

Berikut resep (copas dari blog KBB) dan foto step by step (banyak yang miss step by stepnya :-))

Note: aku bikinnya 1/2 resep saja takut orang rumah gak suka (ternyata mereka suka banget)



KBB#24: Rich Chocolate Tart

Yuhuuu...ini dia tantangan KBB ke 24. Resepnya cihuy, secihuy rasanya *optimis enak*.
Sila disimak resep dibawah ini ya....


KBB#24: Rich Chocolate Tart
Sumber: Best Food: Desserts. The Australian Women Weekly.
Untuk 10 porsi



Pastry
185g tepung terigu
25g coklat bubuk
55g icing sugar mixture
150g mentega dingin, cincang
2 kuning telur
1 sdt air dingin

Campur tepung, bubuk coklat, gula dan mentega di dalam mangkuk FP (pake garpu aja, males nyuci FP), lalu proses hingga tercampur rata. Masukkan kuning telur dan air, proses lagi hingga menggumpal. Uleni adonan hingga lembut. Tutup menggunakan plastik, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Panaskan oven, suhu sedang (moderate). ===> pake suhu 175 dC

Giling adonan pastry hingga cukup lebar untuk memuat loyang tart bongkar pasang ukuran 24cm yang sudah diolesi mentega hingga ke sisi2nya. Letakkan pastry ke dalam loyang, tekan-tekan ke sisi-sisinya, lalu ratakan pinggirannya. Tutup, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Tutup pastry dengan baking paper, isi dengan kacang2an kering atau beras, letakkan di atas loyang oven. Panggang tanpa ditutup selama 15 menit. Keluarkan kertas dan kacang2an/beras, panggang lagi 10 menit hingga sedang kecoklatan. Dinginkan.


Chocolate Filling
4 kuning telur
2 butir telur
55g gula caster
80ml krim kental
300 DCC, lelehkan
1 sdt ekstrak vanilla

Buatlah pastry, lalu turunkan panas oven hingga suhu rendah (moderately slow). ===> awalnya pake suhu 125 dC, tapi karena kegatelan dinaikin jadi 150 dC, jadinya keriput he..he..he...

Kocok kuning telur, telur dan gula caster di dalam mangkuk kecil dengan mixer hingga kental dan creamy. Masukkan krim, coklat dan ekstrak. Tuang adonan coklat ke dalam pastry yang sudah dipanggang. Panggang selama 30 menit atau hingga filling matang/set. Dinginkan selama 10 menit. Jika suka taburi dengan ekstra coklat bubuk, hidangkan.



30 Mei 2011

KBB#23 Cheesy Fun





Sebenarnya mau absen di tantangan KBB# 23 ini, tapi rasanya kok sayang ya kapan lagi nyobain resep yang beginian kalo bukan di KBB, apalagi udah terlanjur beli 2 jenis kejunya.
Akhirnya 1 hari sebelum deadline, malem - malem nekad bikin Lemon Cheesecake ini, pulang kantor langsung manggang mete, kemudian giling, and dimulai deh semuanya.
Berikut rekaman proses dalam bahasa gambar (ciee.....)

Oh iya aku cuma bikin 1/2 resep dari resep asli, dan menggunakan loyang pie d. 15 cm. Lemon Cheesecake buatanku ini banyak mengalami korupsi bahan he..he..he... alias banyak dimodifikasi, menyesuaikan dengan bahan yang ada

Lemon Cheesecake
Sumber: Successful Baking

Cheesecake ala Italian ini memiliki rasa citrusy yang enak sekali disantap dengan espresso kental.

Aku lebih suka Teh agak manis sebagai teman menyantap cheesecake ini

Bahan - Bahan:
*Untuk 8 - 10 porsi*

** di dalam tanda kurung adalah hasil modifikasiku)

1/4 cup port (1/8 cup apple juice - Buavita Apel)
1/4 cup orange Juice (1/8 cup Buavita Orange)
75 gr Sultana ( 50 gr Kismis)
150 gr Mascarpone ( 100 gr Cream Cheese Neufchatel)
400 gr Ricotta (250 gr Ricotta)
125 gr gula kastor (70 gr gula halus)
2 btr telur, pisahkan kuning & putih (1 butir telur)
3 buah lemon, parut kulitnya (1 buah lemon)
60 gr terigu (40 gr terigu)
80 gr manisan apricot, iris tipis (di skip - di tbk semarang, gak ada)

Crust:

30 gr mentega tawar (20 gr margarin - lagi ga punya unsalted butter dirumah :-))
185 gr kacang - kacangan, haluskan ( 100 gr kacang mete)
8 sdt gula kastor (4 sdt gula halus)
4 sdt brown sugar ( 1,5 sdt gula palem)
1/2 sdt bubuk kayu manis
1/4 sdt bubuk mixed spice (tidak dipakai - ga punya juga ha..ha..ha..)


Cara Membuat:



Panasi Port, Orange Juice, & Sultanas di dalam panci selama 5 menit. Angkat dari api, tutup dan biarkan selama 15 menit.
Panaskan Oven 170C. Siapkan Loyang ukuran 23 cm (aku pake 15 cm), olesei dasar dan sisi loyang dengan mentega leleh. Alasi dasar loyang dengan baking paper, lalu olesi mentega leleh.
Crust: Panaskan mentega hingga leleh, masukkan kacang - kacangan, semua gula dan rempah - rempah, aduk rata. Letakkan di dasar dan sisi loyang, tekan - tekan supaya padat dan melekat.


Kocok mascarpone dan ricotta hingga lembut, masukkan gula, kuning telur, dan parutan kulit jeruk, lalu masukkan tepung, aduk hingga rata dan lembut. Masukkan campuran sultanas-port-orange juice & apricot.
Kocok putih telur di dalam mangkuk yang bersih dan bebas lemak hingga soft peaks. Masukkan putih telur kocok ke dalam campuran keju. Tuang ke dalam loyang. Ratakan permukaannya.
Letakkan loyang ke atas loyang biscuit, panggang selama 1 jam, atau hingga permukaan cheesecake set tengah-tengahnya dan berwarna emas kecoklatan di sekelilingnya. Matikan Oven. Biarkan Cheesecake di dalam oven dengan pintu dibuka sedikit selama 50 - 60 menit.
Keluarkan cheesecake dari oven. Gunakan pisau tumpul secara perlahan ke sekeliling cheesecake, lalu biarkan hingga betul - betul dingin. Keluarkan Cheesecake dari loyang dan dinginkan dalam kulkas selama 2 jam sebelum di sajikan.



Tips: Olesi mentega leleh ke sekeliling loyang agak tebal sehingga crust kacang akan terbalut sempurna





26 Maret 2011

KBB#22 Made in Indonesia Plus

Setelah 3 x bikin spun sugar gak ada yang sukses, sempat kepikiran untuk absent aja di tantangan kali ini, stress bikinnya, ga ada yang bagus, acakadul semuanya....besok- besok aku ga mau lagi bikin spun sugar ini, pokoknya ga mau...................
Untuk made in Indonesia, kali ini yang dapat kehormatan si Tumpu Banda, beluum pernah dengar sebelumnya sih, katanya Cake satu ini khas daerah Sumatera, cuma Sumatera mana aku ga tau he..he..he.....
Tumpu Banda tu ternyata Cake Pisang tapi ga pake margarin/mentega, pakenya malah santan (mungkin sebagai pengganti margarin/mentega), pisangnya kurang kerasa karena yang dipake cuma 100 gr saja, besok kalo ada yang mau bikin mungkin sebaiknya pisangnya ditambah aja.
Cake ini pas kalo dimakan sama spun sugar, karena cakenya ngga terlalu manis (maksa.com)
tadinya pengen bikin Bolu Koja, tapi takutnya ngga match sama si spun sugar, mau bikin cake caramel tapi kok ngga suka ya sama permukaan si cake caramel yang kurang alus.....

Bikin Tantangan kali ini di weekend terakhir di bulan Maret, biasaaaa udah mepet deadline he..he..he...

Berikut resep Tumpu Banda

Tumpu Banda

Source: Saji edisi 176

Bahan:
5 butir telur
175 gram gula pasir
250 gram Terigu protein sedang
75 gram santan kental instan (dari foto keliatan kan aku pake merk apa ha...ha..ha...)
1/4 sendok teh garam
100 gram pisang ambon, dihaluskan (kemaren aku tambahin lagi jadi 2 pisang tapi yang di foto cuma 1 aja)

Cara membuat:
1. Kocok telur & gula pasir sampai kental
2. Tambahkan tepung terigu & garam sambil diayak dan dikocok rata bergantian dengan santan
3. Tambahkan Pisang ambon sambil diaduk rata.
4. Tuang adonan ke dlam loyang d. 20 cm tinggi 7 cm yang dioles margarin dan dialas kertas roti
5. Oven 50 menit dengan api bawah suhu 180 derajat C sampai matang



untuk si sepuuun sugar, aku pilih yang medium saja, sempat sms-an sama mba amy riv (haree genee aku masih aja sms-an secara ga punya BB buat BBM-an, ada yang mau kasih gift BB ke aku? ha...ha..ha...) katanya bikin spun sugar tu rada angel, tricky banget lah.....
karena waktu itu belum nyoba, jadi masih yakin lah kalo aku bisa bikinnya, eh pas dah nyoba aku jadi stress sendiri, 3 x sista, 3x bikin ngga ada yang beres..... ada yang udah mirip - mirip angel hair, halus - halus gimana gitu eh tapi jadinya cuma sak umprit cukupnya cuma buat ngehias slice cake doang he...he...he... ada juga yang udah lumayan bagusnya jadinya eh pas ngelepasin nya susahnya minta ampun, malah jadi serpihan mutiara retak gitu (lebay....lebay....)

padahal aku tuh udah berguru kemana - mana lho soal si spun sugar ini, berguru ke om google maksudna, aku udah nonton di you tube juga video si sepun ini, kok orang bule tu kelihatan gampang banget, cuma corat coret eh jadi deh si sepun. aku ngga hanya corat coret, sampe kulukis juga tetap begitu aja hasilnya

terakhir - terakhir tu, sisa spun sugar yang udah mulai mengeras aku mulur - mulurin biar mirip angel hair (ala - ala tukang gulali itu looh) tapi jadinya malah medusa hair he..he..he...
si medusa hari hasil keterampilan tangan ku itu dibuang dengan manisnya sama anakku sambil ngomong apaan nih Bunda, aku ga mau ada ini plukkk dilempar deh ke halaman rumah.
Huaaaaaaaa.....

berikut step by stepnya, gambarnya ga jelas, aku juga bingung sebenarnya apa sih yang aku photo, perasaan isinya cuma gambar air direbus he...he...he....

Resep Spun Sugar (Angel's Hair)
Sumber: Dessert Techniques by le Cordon Bleu Cooking Schools

Alat: Pakailah whisk yang sudah tidak dipakai tetapi masih bagus, lalu pakai wire cutter, potonglah jari - jari whisk di ujung yang melengkung, sehingga whisk anda akan gundul. gunakan whisk ini untuk membuat spun sugar. -------- aku pakenya garpu doang, cuma punya whisk 1 tok e

Sugar Syrup

Medium use 1/4 cups sugar to 1 cup water.

Step:
1. Heat the sugar syrup to 311 F then plunge into a pan of cold water to halt the cooking process
2. Cover your work surface with parchment paper. Holding a rolling pin in one hand over the paper, dip the whisk into the sugar syrup dan flick it back and fort over the rolling pin so that railing treas are formed.
3. Gently gater up the strands and fold them back over the rolling pin. Loosen and lift them or slide them off the pin gently.
4. Break th sugar in half and gently shape each half as desired in your hands.
Berikut ye bo e bo hasil spun sugar aye, nyang 3x bikin itu loohhh


ini yang pertama, piye apik to? kayak tiara (muji diri sendiri)


Yang ini yang kedua, warnanya ngga warna karamel, ngga tau tuh si warna hilang kemana
tapi bagus kan? kayak rumput laut (orang stress)


Ini yang ketiga, ini dia masterpiecenya, cuakep kan kayak kristal es?


Kapan - kapan aku mau sekolah di Le Cordon Bleu ah, mau bikin spun sugar ha..ha..ha....



30 Januari 2011

KBB#21 Creme Brulee

Bener juga kata bu Mods, kalo ngga karena tantangan KBB, nggak bakal aku bikin dessert yang satu ini, liat aja bahannya udah say No...No.... ada susu ada krim, waduh perutku pasti nolak.
karena niat yang setengah - setengah di awal (he...he...he.. sorry ya) ada beberapa kecelakaan yang terjadi saat bikin ni creamy dessert tapi semoga nggak ngaruh ke penilaian akhir, semoga tetap bisa lulus tantangan kali ini. Bener juga ya mindset itu sangat berpengaruh terhadap hasil kerja. Sumangeeeeet!!!!
ni, yang dibawah ni Creme Brulee bikinanku, yang coklat - coklat tu bukaan caramel ya, tapi permukaan si brulee yang kecoklatan waktu aku berusaha menggrill si gula, gulanya nggak mengkaramel tapi permukaannya getting brownie (aku pake gula pasir salah ya...???)
karena takut kegosongan akhirnya ku biarin aja si gula nggak jadi caramel, bu mod gapapa ya....? pls....
sorry ya entry-nya minim photo soalnya udah ilfil duluan begitu mau ngocok telur, eh dicampur krim sama anakku
Berikut Resep dari Bang Jamie Oliver
Bang bikin resep ya kok yang kayak gini sih nggak cocok bang diperutku, coba sekali - sekali abang bikin es campur apa mendoan apa bakwan nah itu pasti diterima dengan suka cita sama perut kampungku ini

Creme Brulee
Source: Jamie Oliver: The Naked Chef 2

Serves 6

300g fresh rhubarb (apa itu Rhubarb bisa check disindang),
nggak pake rhubarb di semarang nggak ada rhubarb adanya rob he..he..he...


3 Tbs caster sugar
2 vanilla pods, nggak pake
300ml double cream
200ml full fat milk
8 egg yolks
80g sugar

meski baru kali pertama bikin si brulee, aku beraniin bikin 1 resep soalnya aku beli double creamnya 1 liter je

Cara Membuatnya begini ya bu ibu

Preheat the oven to 140C/275F/Gas 1. Roughly slice up the rhubarb and place it
in a pan with the caster sugar and 5 tablespoons of water. Simmer until tender,
divide between 6 small serving dishes which your brulee will be cooked in, then
set aside.

Score the vanilla pods lengthwise and run the knife up the pod to remove the
vanilla seeds. Scrape these into the pan with the pods, cream and milk and
slowly bring to the boil.

Untuk cream dan susunya nggak aku didihkan tapi cuma dipanasin sebentar sampe muncul gelembung - gelembung dipinggiran panci.

bagian masakin si rhubarb sama ngasih vanila seed ke cream and susu, aku skip, aku kan nggak pake rhubarb sama vanila pods .
Meanwhile beat together the yolks and the sugar in a bowl until light and
fluffy. When the cream and milk are just boiling, remove the vanilla pods and
add little by little to the egg mixture, whisking continuously. I like
to remove
any bubbles or froth from the mixture before dividing it into the serving
dishes, on top of the rhubarb

Ada sedikit kecelakaan pas mau ngocok telur + gula, mangkok yang udah terisi gula & telur kutinggal bentar buat ngurus anakku yang pertama yang baru pulang sekolah, eh sama adeknya sebagian krim yang ku taroh didekat si mangkok dimasukkin deh ke campuran gula & telur, ya.....adek gimana nih brulee bunda? telornya 8 lho nak, delapan........
tadinya sabtu kemaren (tanggal 30) mau bikin lagi buat ngganti yang dibikin minggu kemarennya lagi, tapi gak sempat soalnya harus nemenin adikku yang mau ngelahirin.

Stand these in an appropriately sized roasting tray filled with water half way
up the containers, and bake in the pre-heated oven for around 25 minutes until
the custard mixture has set but is still slightly wobbly in the centre.

Allow to cool to room temperature then place in the fridge until ready
to serve.
Sprinkle with sugar and caramelize under a very hot grill or using a kitchen
blowtorch.

Untuk bagian ini, karena nggak punya mangkuk tahan panas jadinya ku ganti pake alumunium foil, jadinya persis 8 alumunium foil.
untuk steam bakenya aku pake loyang kue kering yang lumayan tinggi sekitar 2.5 cm, tapi sayangnya pas dimasukin ke oven tuh loyang yang berisi air tuh, rembes di setiap sudut - sudutnya sempet takut konslet juga sih tapi syukurlah enggak, cuma ovenku jadi banjir he..he...he....

Pas mau di masukkin ke oven si creme kelihatan lumayan mulus ya, tapi kok setelah keluar dari oven hasilnya agak berbuih -buih gimana gitu, lagipula menurutku sih volume si brulee juga agak turun tuh, mungkin ini efek dari 30 menit pertama pas ngoven si brulee aku goyang - goyangin untuk ngecek si brulee udah mateng atau belum, kan katanya bang Jamie: the custard mixture has set but is still slightly wobbly in the centre. jadi caranya ya ku goyang - goyang dombret gitu

Oh iya di resep kan tertulis waktu memasaknya 25 menit, tapi aku butuh waktu 1 jam untuk bikin si brulee mateng, untungnya si brulee nggak gosong ha...ha...ha...
Untuk bikin caramel di atas creme bruleenya, aku taburin gula pasir diatas si brulee yang udah matang trus aku oven lagi pake api atas (250 derajat C) dengan posisi brulee di rak paling atas tapi kok gulanya nggak berubah jadi caramel juga ya?

Ya...pas insert tanda lulus sebagian postingannya kok ilang ya? ya udahlah pokoknya aku lulus cihuy.......



28 November 2010

KBB#20 Biskuit Tradisional - Kue Bangket


He...he...cuma bisa bilang akhirnya.....
Diatas penampakan kue bangket bikinanku.
Jujur aja aku tuh belum pernah ngerasain kue bangket tuh seperti apa (kesian yah)
kalo kue bangket tu sama seperti kue rinta sagu (rentak sagu) - yang sering dibikin orang - orang di kampungku di Bangka menjelang lebaran - berarti aku udah pernah makan kue bangket, klo bukan ya....berarti belum he..he..he...
Tadinya aku pengen bikin kue bangket kacang, secara bahan - bahannya simpel dan caranya membuatnya juga nggak terlalu rumit.
Tapi sejak ngeliat penampakan Kue Jahe Manis bikinan Mbak Arfi untuk Bangket Week NCC, jatuh cintalah awak ni.
kuenya bagusssssssss banget, retak - retaknya canteeek.
Jadi pengen deh bikin kue jahe manis secantik itu, setelah membulatkan tekad, dimulailah perjuangan membuat bangket (lebay.com)
Berikut resep Kue Jahe Manis yang kuambil dari postingan Mbak Arfi, resepnya udah mengalami penyesuaian sesuai dengan my taste.

Kue Jahe Manis
Dipost oleh Puspita Widowati, dikutip dari majalah Sedap

Bahan:
175 ml Santan
100 gr gula Merah (pake gula aren, maksudnya biar brownie, tapi ternyata kagak:-))
50 gr Jahe, parut (pake kayu manis, dikira - kira ukurannya)
100 gr margarin
1 butir kuning telur
100 gr gula halus
500 gr kanji, sangrai 15 menit (pake tepung sagu, disangrai bersama daun pandan selama 15 menit)

Cara:
1. Rebus Santan + gula merah + Kayu manis, sampe mendidih & mengental, sisihkan.
2. Kocok margarin, kuning telur, & gula halus sampai lembut.
3. Tambahkan tepung sagu, aduk rata. Kemudian tambahkan larutan gula, aduk rata.
4. Tipiskan adonan lalu cetak. Oven 20 menit sampai matang.

Note: aku bikin 1/2 resep sebagai percobaan (jaga - jaga klo gagal), dengan komposisi kuning telur tetap 1 butir.

Tereeengteng hasilnya tidak retak - retak seperti punya mbak arfi (hiks..hiks...), sebenarnya retak2 dikit sih tapi nggak terlalu tampak (anggap aja nggak retak he...he...).
Wah bisa - bisa nggak lulus jadi anggota nih pikirku.
Weekend berikutnya aku berjibaku lagi bikin kue bangket. Kali ini nggak pake kayu manis, gula halus diganti gula palem, tepung sagu diganti tapioka, santan direbus asal mendidih, dan kuenya pun dicetak bentuk segitiga. Siapa tahu mantra cetakan segitiga lebih mantap daripada cetakan kembang.
Hasilnya adonannya lebih lembek dibanding yang pertama, tapi kue bangketnya retak - retaknya lebih banyak dibanding sebelumnya. kalo menurutku rasa kue bangket pertama lebih enak dibanding yang kedua.
Berikut penampakan kue bangket batch #2.
Saudaraku sebangsa & setanah air, begitulah ceritaku menaklukan kue bangket. Entah kue bangketnya takluk apa nggak, aku juga nggak tahu he..he..he...
Bu Mods, kira - kira aku lulus nggak ya??

Lulus dong, liat tuh logo lulusnya udah kupajang hi..hi...hi...






 

Meitri Learns to Bake Copyright © 2009 photographer Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template